Beranda BERITA Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Pemenang Lomba Esai Nasional (LEON) 2017

Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Pemenang Lomba Esai Nasional (LEON) 2017

0
Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Pemenang Lomba Esai Nasional (LEON) 2017

Laksamananews-FKIP: Jum’at-Minggu, 13-15 Oktober 2017, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritime Raja Ali Haji kembali meraih prestasi tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih oleh Desmaria Lumbantoruan dan Ove Roza Putri R. Linge dari Program Studi Pendidikan Kimia. Mereka berhasil meraih juara 2 pada Lomba Esai Nasional (LEON) 2017 yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya, Fakultas Ilmu Social dan Poitik dengan tema Pemanfaatan Kearifan Local Menuju Indonesia Mandiri: Pendidikan, Ekonomi, Maritime, Social Budaya. “Perlombaan ini dilaksanakan melalui tahap seleksi online sebelum melalui tahap 15 besar ini. Pada tahap 15 besar ini, peserta baik perorangan atau team diundang ke Universitas Brawijaya untuk melakukan persentasi langsung di FISIP Universitas Brawijaya. Judul Esai kami yaitu Gurindam 12 sebagai Rekonstruksi Karakter Bangsa Menuju Indonesia Mandiri. Tujuan dari kami mengambil mengenai Gurindam 12 adalah karna Gurindam 12 ini merupakan salah satu Kearifan Lokal Indonesia.  Dan ini sesuai dgn tema lomba Esai tersebut. Yang mana isi nya adalah bahwa Gurindam 12 dapat menjadi Rekonstruksi Karakter Bangsa. Yang dimaksud Rekonstruksi disini yaitu Membangun karakter Bangsa yang sudah jauh dari falsafah bangsa Indonesia yaitu pancasila. Sudah banyak sikap dan tingkah laku yg jauh dari kata baik, melalui Gurindam 12 ini yang memiliki makna dari setiap pasal nya yg dpat dijadikan pedoman, petuah, tuntunan dan tatanan untuk perubahan karakter bangsa Indonesia. Tujuan kami mengambil judul Gurindam 12 sebagai Rekonstruksi Karakter Bangsa Menuju Indonesia Mandiri yaitu yaitu Karena salah satu warisan nenek moyang kita yaitu Kearifan Lokal di Indonesia itu ada Gurindam 12. Gurindam 12 mengandung banyak petuah, nasihat, tuntunan  serta tatanan yang dapat dijadikan sebagai upaya merekonstruksi karakter bangsa Indonesia saat ini yang sudah banyak mengikuti budaya luar yang masuk ke Indonesia oleh karena arus Globalisasi.” ujar desma saat diwawancarai. Dengan judul yang mereka sampaikan tersebut, akhirnya mereka berhasil meraih juara 2 dari 15 Universitas ternama di Indonesia, dengan juara pertama diraih oleh Universitas Hassanudin dan juara ketiga diraih oleh Institut Pertanian Bogor. Adapun pesan dari desma sebagai pemenang “Bersyukur sekali ketika Tuhan memberikan kita kesempatan. Maka gunakanlah kesempatan itu sebaik mungkin. Karena kita gak pernah tahu bagaimana hasil akhirnya, Manusia boleh aja berencana tapi Tuhan yang menentukan. Kuatkan niat dan tekad. Percayalah bahwa kamu pasti bisa. Nikmati setiap waktunya, jgn pernah menyerah walau sesulit apapun rintangan itu. Dan anyway jangan lupa bersyukur yaa”. (Desti Indriyanti)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here