Beranda blog

Bakti Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu di UMRAH

0

Jumat (22/11) Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Bengkulu melakukan study exchange di FKIP UMRAH dengan balutan Bakti Mahasiswa UNIB yang dilaksanakan selama 10 hari di lingkungan FKIP UMRAH. Ada 12 mahasiswa dan 1 pendamping dalam kegiatan study exchange kali ini. Seluruh delegasi dari FKIP UNIB disambut baik dengan Wakil Dekan 1 FKIP dan seluruh Kajur sekjur FKIP UMRAH yang dimulai pukul 08.30 WIB.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Junaidi menjadi moderator dalam pertemuan dengan pejabat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kegiatan ini meliputi 3 kegiatan besar yaitu Akademik, Kemahasiswan, dan Budaya. Diharap kegiatan ini menjadi pertukaran informasi guna meningkatkan organisasi dan akademik di Universitas Bengkulu dan juga Universitas Maritim Raja Ali Haji.

Selanjutnya, Wakil Dekan I FKIP UMRAH menyambut dengan baik kedatangan para delegasi di Ruang Rapat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Beliau berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar. “Sebelumnya saya sudah menerima surat dari wakil Dekan III FKIP UNIB tentang kegiatan ini yang akan berjalan selama 10 hari di Lingkungan FKIP UMRAH. Saya harap kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan bisa sebagai bertukar informasi mengenai kegiatan kali ini diantaranya Akademik, Kemahasiswaan, dan Silang budaya” Ujarnya.

Pendamping Mahasiswa FKIP UNIB, Azhar Aziz Lubis, M.Pd. menyampaikan ucapakan terimakasih kepada Pimpinan Fakultas dan para ormawa. “Saya mengucapkan terimakasih sudah menjemput di pelabuhan dan mengantarkan ke penginapan, dan juga berterima kasih kepada pak Wakil Dekan I FKIP UMRAH serta para Pimpinan Fakultas yang lain. sudah menerima kami dengan baik. Saya berharap kegiatan ini bisa mendapatkan goal yang bagus” ucap Azhar Aziz.

Setelah acara penerimaan delegasi, ketua Badan Eksekutif Mahasiswa mengajak para delegasi untuk foto bersama dan mengunjungi seketariat Himpunann, DPM, dan BEM. Setelah selesai kegiatan penyambutan delegasi, diakhir dengan makan siang bersama di Ruang Rapat Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMRAH.

LAKSAMANA GELAR PELATIHAN JURNALISTIK UNTUK MAHASISWA

0

Senin (8/4/19) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Laksamana Magazine mengadakan Pelatihan Karya Tulis dengan tema “Peran Mahasiswa sebagai Agent Of Change melalui goresan tinta” pelatihan ini bertempat di ruang serba guna Rektorat, Dompak. Ada 17 orang peserta yang mengikuti pelatihan jurnalistik ini. Acara berjalan dengan baik meskipun waktu acara dimulai tidak sesuai dengan yang direncanakan. Seharusnya acara dimulai pukul 08.00 WIB karena adanya kendala maka acara dimulai 09.00 WIB.

Ketua ukm Laksamana, Andika Nur Hardianto menjadi mc dalam pelatihan ini. kegiatan ini dibuat untuk meningkatkan motivasi mahasiswa dalam menghasilkan sebuah karya tulis. Ini dilakukan karena melihat minat mahasiswa yang masih kurang dalam hal menulis. mahasiswa diharapkan menjadi agent of change ditengah-tengah masyarakat dan dengan adanya kegiatan ini diharapkan mahasiswa dapat menjalankan perannya sebagai agent of change melalui tulisan-tulisan.

Selanjutnya, kata sambutan pertama disampaikan oleh pembina UKM Laksamana, Eka Ramdani. Beliau berharap melalui pelatihan ini dapat menambah ilmu bagi peserta. “saya mengapresiasi acara ini dan harapan saya kedepannya mahasiswa menjadi lebih rajin menulis”.
Wakil dekan I, Erwin Pohan turut mengapresiasi kegiatan ini, beliau juga menyampaikan mahasiswa dapat berproses dalam menghasilkan sebuah tulisan dan menjadi agen perubahan melalui tulisan. “Tulis apa yang dibaca, lakukan apa yang kalian tulis. Saya harap kegiatan ini tidak berhenti disini. saya berharap setelah dari kegiatan ini peserta dapat menghasilkan setidaknya sebuah tulisan. kita harus bisa memanfaatkan kerjasama dengan media-media untuk mempublish hasil tulisan kita karena tujuan dari menulis adalah untuk ditujukan kepada pembaca. kita pandai menulis tetapi tidak ditunjukkan kepada orang lain maka orang tidak akan tahu” Ujarnya.

Ketua AJI Tanjungpinang, Jailani sebagai pemateri dalam kegiatan ini menyampaikan materi singkat tentang jurnalistik. “Jurnalistik berasal dari kata du jour yang berasal dari bahasa perancis yang berarti catatan harian. jurnalistik adalah sebuah ilmu terapan oleh karena itu kita harus menerapkan ilmu-ilmu jurnalistik.” ucap Jailani ketika menyampaikan materi. Jailani turut bercerita mengenai pengalamannya didunia jurnalistik serta memberikan gambaran bagaimana dunia jurnalistik tersebut.

Setelah penyampaian materi, Jailani menginstruksi peserta untuk membuat berita tentang kegiatan ini sebagai bentuk praktik menulis karena menurutnya dalam Jurnalistik sekadar teori saja tidak cukup. kemudian pemateri membagi peserta kedalam dua kelompok untuk membuat berita tentang kegiatan ini, terlihat diruangan para peserta antusias dalam membuat berita yang di intruksikan oleh Jailani. Setelah peserta selesai membuat tulisan, hasil tulisan peserta akan dikoreksi bersama.

Pelantikan pengurus BEM dan DPM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

0

LAKSAMANA-Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji menyelenggarakan Pelantikan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Periode 2019/2020 pada Sabtu, 31 Agustus 2019 di Koridor FKIP. Acara dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Ketua BEM dan DPM Demisioner FKIP, serta seluruh pengurus DPM dan BEM yang baru.

Proses pelantikan tersebut dilantik oleh Wakil Dekan II Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Assist.Prof Satria Agust, S.S,. M.Pd. Pelantikan pengurus BEM dan DPM Fakuktas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji mengusung tema “Melanjutkan Kepemimpinan menuju organisasi yang Demokratis” dengan maksud melanjutkan kembali perjuangan pengurusan lama yang sudah berjalan cukup baik. “Karena untuk menunjukkan rasa kepemimpinan harus ada estafetnya dan semua harus berkerja sama agar terciptalah suatu kepemimpinan itu dan mengatur aturan sesuai kesepakatan dari atas agar terjalinlah sesuatu yang sejalan (sepemikiran) yang baik”. Ujar ketua BEM saat dihubungi tim melalui WhatsApp.

Tidak hanya penjelasan ketua BEM, Ketua DPM juga menjelaskan tema yang diambil dalam pelantikan tersebut “dengan analisa pengurus yg baru. Kepengurusan periode lama sudah lumayan baik, jadi kita tinggal meneruskan lagi perjuangan tersebut untuk memperindah FKIP ini. Serta sedikit memperbaiki kesalahan-kesalahan yang pernah ada diperiode sebelumnya” ujar ketua DPM saat dihubungi tim Laksamana.

Hari pertama perkuliahan di FKIP UMRAH

0

LAKSAMANA-Memasuki dunia perkuliahan yang benar-benar asing bukanlah langkah mudah untuk para lulusan SMA yang kini menyandang predikat mahasiswa.

Tidak hanya maba, mahasiswa lama pun disambut kesibukkannya oleh kegiatan-kegiatan perkuliahannya. Setelah libur panjang, hari pertama masuk kuliah memang memiliki kesan tersendiri bagi mahasiswa. Seperti halnya mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMRAH masuk kuliah untuk semester gasal tahun ajaran 2019/2020

Uniknya di semester ganjil kali ini mahasiswa lama dan baru tetap melaksanakan kontrak perkuliahan sesuai jadwal perkuliahan walaupun mereka belum melakukan input mata kuliah di sistem sipa. “Kami tetap masuk kuliah di jadwal yang akan kami ambil nanti dan tetap dihitung hadir, walaupun kami belum bisa input MK ke sipa, terakhir sih input Selasa besok” ujar salah satu mahasiswa FKIP

Memang untuk kali ini penginputan MK ke sipa memiliki batas hingga tanggal 3 September 2019, atau selasa besok. Jadi mahasiswa tetap melakukan kontrak kuliah sesuai jadwal yang sudah dimilikinya

Menjaga ekosistem pesisir, SDN 001 Tanjungpinang Barat dan Mahasiswa FKIP Umrah gelar Aksi bersih-bersih pantai

0

TANJUNGPINANG – Aksi bersih-bersih sampah di sekitar pantai tugu pensil, Tanjungpinang, dilakukan ratusan murid SDN 01 Tanjungpinang Barat dan Mahasiswa FKIP UMRAH. Aksi bersih pantai ini juga di dukung oleh Dinas Perkim Tanjungpinang, RRI, TV Kepri, dan LSM Alim Kepri.

Aksi bersih-bersih dilakukan dalam rangka mengkampanyekan perilaku menjaga kebersihan lingkungan. Sampah dikumpulkan dari pesisir Tugu pensil, terdiri dari berbagai jenis sampah, dari sampah plastik hingga kayu dan dedaunan.

Kegiatan ini memiliki tema “Tak Duyung Hilang di Bumi” maksudnya untuk memberi pemahaman kepada masyarakat dan siswa mengenai pelestarian biota laut yang ada di Tanjungpinang.

Hal ini juga mendukung usaha pemerintah dalam hal pengendalian pencemaran dan kerusakan pesisir dan laut, pemerintah Indonesia dalam berbagai forum internasional telah menyatakan komitmen mengurangi sampah plastik di laut sampai 70% pada 2025. 

“Harapannya semoga kepedulian masyarakat akan sampah yg ada di pantai menjadi lebih baik lagi, dan tidak membuang sampah di laut” ujar peserta aksi bersih-bersih.

Wakil Rektor I menyempatkan hadir di acara Pameran Media Pembelajaran

0

LAKSAMANA MAGAZINE – Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi dan Matematika berkerja sama mengadakan Pameran Media Pembelajaran di Aula SMK Negeri 1 Tanjungpinang pada Sabtu 27 April 2019.

Pameran Media Pembelajaran ini mengusung tema Merajut Kreatifitas Berbasis Kemaritiman dengan Media Pembelajaran. “Kegiatan Pemeran ini merupakan bentuk kerjasama antara Matematika dan Biologi. Kegiatan ini merupakan kegiatan Tahun pertama dibuka secara umum sekota Tanjungpinang dan mengundang seluruh Sekolah Dasar, SMP, dan SMA yang ada di Kota Tanjungpinang” jelas ketua panitia disela-sela berlangsungnya Kegiatan Pameran Media Pembelajaran.

Tidak hanya itu kegiatan Pameran Media Pembelajaran ini juga diadakan lomba Media Pembelajaran tingkat Kota Tanjungpinang. “Pameran ini juga diadakan lomba media pembelajaran Biologi dan Matematika tingkat Kota Tanjungpinang, untuk peserta yang lolos tahap presentasi Biologi maupun Matematika berasal dari SMP Islam De Green Camp ” tambahnya.

Dipertengahan acara Pameran Media Pembelajaran ini dikagetkan kehadiran Wakil Rektor I  Universitas Maritim Raja Ali Haji yang berkesempatan hadir untuk mengunjungi kegiatan Pameran Media Pembelajaran di Aula SMK Negeri 1 Tanjungpinang.

FAMILY GATHERING

Laksamananews-FKIP– Kegiatan FAMILY GATHERING yang diadakan oleh PBI ( Pendidikan Bahasa Inggris ) UMRAH pada 11 November 2017 di Pantai Dugong Trikora, telah melaksanakan 4 kali Family Gathering selama PBI UMRAH didirikan.

Ada pun yang berkontribusi dalam kegiatan ini selain panitia acara yaitu pengurus HIMA PBI, acara ini diramaikan oleh seluruh mahasiswa baru PBI UMRAH Tahun 2017, beberapa mahasiswa semester 3, 5 dan semester 7.

Kemudian tujuan yang disampaikan Fabella selaku ketua panitia yaitu “Acara Family Gathering 2017 PBI Umrah yang bertemakan “Good Friends, Good Time, Good Generation” memiliki tujuan yang baik yaitu agar mahasiswa PBI UMRAH bisa menjadi teman-teman yang baik, mempererat tali persaudaraan antar kami, antara kakak dan adik, sehingga kami semua memiliki hubungan yang baik. Dan juga, semoga dengan terselenggaranya acara ini, kami dapat memiliki waktu yang berkualitas sesama kami, bisa mengenal satu dan yang lainnnya, yang tidak kenal menjadi kenal, dapat memperluas pergaulan yang Insya Allah akan berguna di masa yang akan datang, sehingga kami bisa menjadi generasi penerus yang berkualitas, bisa saling membantu untuk memajukan PBI Umrah yang kami banggakan ini.” (Eggy Amelia Putri)

Pekan Cinta Pendidikan Dan Budaya oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan UMRAH

Kata sambutan Oleh ketua pelaksana, Roidanis (kiri), dan Kata sambutan oleh, Bapak Dr. Abdul Malik (kanan)

Laksamananews-FKIP: – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan UMRAH menyelenggarakan kegiatan Pekan Cinta Pendidikan Dan Budaya, 27 Oktober 2017, di Kampus UMRAH Dompak. Selaku ketua pelaksana kegiatan, Roidanis, mengatakan “Sesuai dengan tema yang kami usung yaitu, Mewujudkan Siswa Yang Berkualitas, Kreativitas, Dan Produktivitas Melalui Kreasi Mahasiswa Untuk Memperluas Wawasan Pengetahuan Guna Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Terhadap Pendidikan Dan Budaya, tujuan dari diadakannya kegiatan ini karena pendidikan dan budaya itu sangatlah penting bagi generasi penerus bangsa, dan juga sebagai media pendukung terbentuknya generasi muda bangsa berkualitas, kreatif, dan produktif,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan Pekan Cinta Pendidikan Dan Budaya ini dapat dijadikan sebagai wadah bagi para pelajar dalam menyalurkan bakat-bakat dan prestasi yang dimilikinya.

“Peserta yang mengikuti kegiatan ini berasal dari kalagan SMA/SMK/MA, yang pada umumnya adalah usia dimana mereka sudah mengetahui sedikit lebih tentang jati diri mereka, dan kami disini berperan sebagai wadah untuk mereka semakin mengembangkan jati diri melalui bakat dan prestasi mereka,” terangnya.

Roi menurutkan, perencanaan dan persiapan kegiatan Pekan Cinta Pendidikan Dan Budaya sudah sangat matang meski disebaliknya masih terdapat beberapa kendala, namun baginya itu tidak menyurutkan semangat para panitia dalam melangsungkan kegiatan tersebut.

“Kami merencanakan kegiatan ini sudah dari empat bulan lalu, dan pada akhir Agustus 2017 lalu kami sudah mulai aktif mempersiapkannya. Untuk kendala sudah pasti ada ya dalam tiap-tiap penyelenggaraan kegiatan, namun itu tidak menjadikan semngat kami luntur untuk melaksanakan kegiatan ini,” ujarnya.

Adapun serangkaian kegiatan yang dilangsungkan dalam kegiatan Pekan Cinta Pendidikan Dan Budaya yaitu, Lomba Visiualisasi Puisi Tingkat SMA/SMK/MA Se-Kota Tanjungpinang, dan Lomba Debat Tingkat SMA/SMK/MA Se-Kota Tanjungpinang yang diadakan pada Jumat 27 Oktober 2017, serta serangkaian kegiatan Malam Puncak pada Sabtu, 4 November 2017 mendatang. (Nolisfa)

Prodi Pendidikan Kimia FKIP UMRAH Pemenang Lomba Esai Nasional (LEON) 2017

Laksamananews-FKIP: Jum’at-Minggu, 13-15 Oktober 2017, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritime Raja Ali Haji kembali meraih prestasi tingkat nasional. Prestasi tersebut diraih oleh Desmaria Lumbantoruan dan Ove Roza Putri R. Linge dari Program Studi Pendidikan Kimia. Mereka berhasil meraih juara 2 pada Lomba Esai Nasional (LEON) 2017 yang dilaksanakan oleh Universitas Brawijaya, Fakultas Ilmu Social dan Poitik dengan tema Pemanfaatan Kearifan Local Menuju Indonesia Mandiri: Pendidikan, Ekonomi, Maritime, Social Budaya. “Perlombaan ini dilaksanakan melalui tahap seleksi online sebelum melalui tahap 15 besar ini. Pada tahap 15 besar ini, peserta baik perorangan atau team diundang ke Universitas Brawijaya untuk melakukan persentasi langsung di FISIP Universitas Brawijaya. Judul Esai kami yaitu Gurindam 12 sebagai Rekonstruksi Karakter Bangsa Menuju Indonesia Mandiri. Tujuan dari kami mengambil mengenai Gurindam 12 adalah karna Gurindam 12 ini merupakan salah satu Kearifan Lokal Indonesia.  Dan ini sesuai dgn tema lomba Esai tersebut. Yang mana isi nya adalah bahwa Gurindam 12 dapat menjadi Rekonstruksi Karakter Bangsa. Yang dimaksud Rekonstruksi disini yaitu Membangun karakter Bangsa yang sudah jauh dari falsafah bangsa Indonesia yaitu pancasila. Sudah banyak sikap dan tingkah laku yg jauh dari kata baik, melalui Gurindam 12 ini yang memiliki makna dari setiap pasal nya yg dpat dijadikan pedoman, petuah, tuntunan dan tatanan untuk perubahan karakter bangsa Indonesia. Tujuan kami mengambil judul Gurindam 12 sebagai Rekonstruksi Karakter Bangsa Menuju Indonesia Mandiri yaitu yaitu Karena salah satu warisan nenek moyang kita yaitu Kearifan Lokal di Indonesia itu ada Gurindam 12. Gurindam 12 mengandung banyak petuah, nasihat, tuntunan  serta tatanan yang dapat dijadikan sebagai upaya merekonstruksi karakter bangsa Indonesia saat ini yang sudah banyak mengikuti budaya luar yang masuk ke Indonesia oleh karena arus Globalisasi.” ujar desma saat diwawancarai. Dengan judul yang mereka sampaikan tersebut, akhirnya mereka berhasil meraih juara 2 dari 15 Universitas ternama di Indonesia, dengan juara pertama diraih oleh Universitas Hassanudin dan juara ketiga diraih oleh Institut Pertanian Bogor. Adapun pesan dari desma sebagai pemenang “Bersyukur sekali ketika Tuhan memberikan kita kesempatan. Maka gunakanlah kesempatan itu sebaik mungkin. Karena kita gak pernah tahu bagaimana hasil akhirnya, Manusia boleh aja berencana tapi Tuhan yang menentukan. Kuatkan niat dan tekad. Percayalah bahwa kamu pasti bisa. Nikmati setiap waktunya, jgn pernah menyerah walau sesulit apapun rintangan itu. Dan anyway jangan lupa bersyukur yaa”. (Desti Indriyanti)

Indonesia Muda Menulis oleh Laboratorium Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP UMRAH

Laksamananews-FKIP: Indonesia Muda Menulis adalah program awal tahun 2017 yang diadakan oleh Laboratorium Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji dengan mengusung tema “Membudayakan Literasi Generasi Muda utuk Meningkatkan Daya Pikir Kritis dan Inspiratif”.

Acara dimulai dengan khidmad dengan pembukaan oleh Bapak Dr. Abdul Malik, M.Pd. di Auditorium Rektorat Lt.3 Dompak. Kegiatan diikuti oleh Kepala Laboratorium Bahasa dan Sastra sekaligus Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Ibu Ahada Wahyusari, S.Pd., M.Pd. dan para peserta Indonesia Muda Menulis yang kurang lebih 30 peserta.

Pada acara inti kegiatan Indonesia Muda Menulis sangatlah inspiratif sekali, disini tim kreatif menghadirkan tiga narasumber hebat dengan life skill masing-masing.

  • Narasumber pertama, Bapak Fatih Muftih dengan topik materi “Jadi Cantik atau Ganteng dengan Menulis”.
  • Narasumber kedua, Bapak Nikolas Panama dengan topik materi “Teknik Menulis Opini”.
  • Narasumber ketiga, Bapak Trisno Aji Putra dengan topik matteri “Teknik Menulis Feature”.

Narasumber pertama mengatakan bahwa “menulis itu susah, jika menulis membuat lebih ganteng atau cantik”, disini narasumber pertama memberikan tips and trick untuk menulis, pertama menulis tanpa berpikir dan kedua berpikir setelah menulis (menyunting ketat).

Narasumber kedua mengatakan bahwa menulis opini adalah sebuah “rekreasi pengetahuan”, maksudnya mengasah otak, menantang munculnya ide-ide baru, juga menantang pendapat orang dengan argumentasi yang siap untuk diperdebatkan.

Dan narasumber terakhir mengatakan bahwa “jika ingin menulis, pergilah ketempat yang jauh dan tulislah apa yang kamu lihat” namun jangan lupa untuk pulang ya??, ujar bapak Trisno. Teknik dalam menulis feature yaitu wawancara, data pendukung dan pengamatan.

Penyampaian materi oleh ketiga narasumber pun berakhir, selanjutnya para peserta Indonesia Muda Menulis di tuntut untuk mampu mempraktikkan apa yang sudah disampaikan oleh ketiga narasumber. Peserta diperbolehkan untuk membuat opini maupun feature.

Dalam waktu yang kurang lebih satu jam, peserta Indonesia Muda Menulis mampu menyelesaikan misinya, dan pengumuman pemenang Indonesia Muda Menulis dengan tiga kandidiat terbaik dibacakan oleh MC menjadi rangkaian acara terakhir dari Indonesia Muda Menulis.

  1. Kategori opini terbaik dengan judul “Mengapa Kecil Selalu Tersingkir Harus Mengalah dan Menyingkir” oleh Fachrian Bahri dari Prodi Bahasa Inggris FKIP.
  2. Kategori feature terbaik I dengan judul “Kekurangan tidak menutupi keahlian. Namun, keahlian mampu menutupi kekurangan” oleh Nur Irdawati dari Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP.
  3. Kategori feature terbaik II dengan judul “Veve Manusia Tanpa Keterbatasan” oleh Arlan As FKIP.

Kegiatan Indonesia Muda Menulis ini menggagas untuk para pemuda menyukai tulisannya, memulai karyanya dengan tulisan, dan mampu menumpahkan ide-idenya lewat gagasan-gagasan dalam bentuk tulisan. Karena sebenarnya menjadi “ganteng atau cantik itu dengan menulis”, ujar bpk Fatih. (Devita Yuli Eveni)